http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/issue/feed Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA 2022-01-27T11:32:08+00:00 Rahmat Rusli rahmat.uniba@uniba-bpn.ac.id Open Journal Systems <p><span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><span style="font-family: helvetica; font-size: medium;">Jurnal Ilmiah Teknik Sipil memuat tentang perkembangan dunia kontruksi dan rancang desain bangunan, sebagai wadah untuk menuangkan gagasan dan ide dalam pengembangan keilmuan ataupun permasalahan yang ada didalam masyarakat untuk dicarikan solusi sesuai dengan keadan yang ada, jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember.</span></span></p> http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/article/view/87 HRS-WC Kajian Pemanfaatan Limbah Kerikil Tambang Emas Dalam Campuran Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC) 2021-10-03T14:08:25+00:00 PAUL CAVIN MARTHIN PAUL paulcavin54@gmail.com Desriantomy paulcavin54@gmail.com Robby paulcavin54@gmail.com <p>Daerah Katingan Kalimantan Tengah dilihat dari Atlas Peta Sebaran Tanah Lunak di Indonesia umumnya didominasi dengan tanah lempung lunak yang memiliki daya dukung umumnya rendah sehingga dapat berpotensi menimbulkan kendala dalam pekerjaan konstruksi berupa perosokan (settlement). Oleh sebab itu pada penelitian ini dilakukan studi mengenai korelasi antara nilai CBR (California Bearing Ratio) dan Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung di Daerah Kampung Banjar Kecamatan Kasongan Kabupaten Katingan. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisik dan dan mekanis tanah asli. Data yang didapatkan kemudian dilakukan analisis data dengan mencari hubungan satu sama lain (korelasi) menggunakan regresi linear atau dengan menggunakan regresi yang paling sesuai untuk mendapatkan hubungan antar parameter yang berguna untuk memperkirakan nilai CBR laboratorium dan Kuat Tekan Bebas. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan didapatkan nilai kuat tekan bebas pada 5 titik di daerah Kampung Banjar Kecamatan Kasongan Kabupaten Katingan yakni 0,580 kg/cm<sup>2</sup>; 0,485 kg/cm<sup>2</sup>; 0,518 kg/cm<sup>2</sup>; 0,550 kg/cm<sup>2</sup>; 0,548 kg/cm<sup>2</sup>. Sedangkan nilai %CBR pada masing-masing titik yakni 3,08%; 3,02%; 4,05%; 5,01%; dan 6,30%. Dari nilai tersebut didapatkan korelasi antara nilai kuat tekan bebas dan California Bearing Ratio (CBR) menggunakan persamaan regresi liner yakni %CBR = 1,872 qu + 2,0102.</p> <p> </p> <p><em>The Katingan area, Central Kalimantan, as seen from the Atlas of Soft Soil Distribution Map in Indonesia is generally dominated by soft clay soils which have generally low bearing capacity so that they can potentially cause obstacles in construction work in the form of settlements. Therefore, in this study, a study was conducted on the correlation between the value of CBR (California Bearing Ratio) and the unconfined Compressive Strength of Clay in the Banjar Village, Kasongan District, Katingan Regency. This test was conducted to determine the physical and mechanical characteristics of the original soil. The data obtained are then analyzed by looking for relationships with each other (correlation) using linear regression or by using the most appropriate regression to obtain relationships between parameters that are useful for estimating laboratory CBR and unconfined compressive strength. Based on the tests that have been carried out, the value of the unconfined compressive strength at </em>5<em> points in the Banjar Village, Kasongan District, Katingan Regency is </em>0.580 <em>kg/cm</em><sup>2</sup><em>, </em>0.485 <em>kg/cm</em><sup>2</sup><em>, </em>0.518<em> kg/cm</em><sup>2</sup><em>, </em>0.550<em> kg/cm</em><sup>2</sup><em>, </em>0,548<em> kg/cm</em><sup>2</sup><em>. While the </em>%<em>CBR values ​​at each point are </em>3,08%, 3,02%, 4,05%, 5,01%<em>, dan </em>6,30%<em>. From this value, the correlation between the value of unconfined compressive strength and the California Bearing Ratio (CBR) was obtained using a linear regression equation is </em>%<em>CBR = </em>1,872<em> qu + </em>2,0102<em>.</em></p> 2021-12-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/article/view/106 KAJIAN SALURAN DRAINASE BERDASARKAN CURAH HUJAN DI KELURAHAN KARANG JOANG BALIKPAPAN 2021-12-18T05:34:31+00:00 Irna Hendriyani irna.hendriyani@uniba-bpn.ac.id Reno Pratiwi reno.pratiwi@uniba-bpn.ac.id Rahmat rhtrusli@gmail.com Marisha Dewi Sartika marishadewisartika.mds@gmail.com <p>Kawasan RT. 15 Kelurahan Karang Joang Balikpapan sering terjadi genangan air yang meluap menjadi banjir setinggi ±60-70 cm dari permukaan tanah dan merendam ±50 rumah warga. Hal ini disebabkan karena dimensi pada saluran eksisting yang ada tidak mampu menampung debit air hujan. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kembali kapasitas saluran drainase yang ada saat ini agar pada 10 tahun ke depan saluran masih dapat menampung debit air hujan dengan optimal. Metode penelitian berupa penelitian kuantitatif dengan menganalisis rumus metode rasional untuk memperoleh debit banjir rencana. Kemudian dilakukan perbandingan debit rencana total dengan kapasitas saluran yang direncanakan dan dilakukan evaluasi terhadap kapasitas saluran drainase yang ada. Berdasarkan analisis didapatkan bahwa debit air hujan saat ini sebesar 2,233 m<sup>3</sup>/detik dan tidak mampu ditampung saluran dranase karena dimensi 0,75 × 0,6 m hanya mampu menampung debit air sebesar 1,670 m<sup>3</sup>/detik. Setelah dilakukan perhitungan ulang dimensi dengan perencanaan 10 tahun kedepan debit air rencana didapatkan sebesar 4,810 m<sup>3</sup>/detik. Maka ukuran yang tepat untuk digunakan pada kawasan ini yaitu dengan lebar bawah 1 m, tinggi muka air 1,2 m, tinggi jagaan 0,7 m dan menggunakan beton bertulang bentuk persegi ini mampu menampung debit air sebesar 5,904 m<sup>3</sup>/detik.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Area of RT. 15 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan, there are frequent puddles of water that overflow into floods as high as ±</em>60-70<em> cm from the ground surface and submerge </em>±50<em> residents' houses. This is because the dimensions of the existing canal are unable to accommodate the rainwater discharge. Therefore, this study was conducted to review the capacity of the current drainage channel so that in the next 10 years the channel can still accommodate rainwater discharge optimally. The research method is in the form of quantitative research by analyzing the rational method formula to obtain the planned flood discharge. Then a comparison of the total planned discharge with the planned channel capacity is carried out and an evaluation of the capacity of the existing drainage channel is carried out. Based on the analysis, it was found that the current rainwater discharge is </em>2.233<em> m</em><sup>3</sup><em>/second and cannot be accommodated by the drainage channel because the dimensions of </em>0.75 × 0.6<em> m are only able to accommodate a water discharge of </em>1.670<em> m</em><sup>3</sup><em>/second. After re-calculation of the dimensions with planning for the next </em>10<em> years, the planned water discharge is </em>4.810<em> m</em><sup>3</sup><em>/second. So the right size for use in this area is with a bottom width of </em>1<em> m, a water level of </em>1.2<em> m, a guard height of </em>0.7<em> m and using reinforced concrete in a square shape capable of accommodating a water discharge of </em>5.904<em> m</em><sup>3</sup><em>/second.</em></p> 2021-12-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/article/view/92 PENGARUH PENAMBAHAN POTONGAN BAN BERSERAT NILON DAN SEMEN PORTLADN TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNG 2021-11-08T06:41:48+00:00 Dede oktaris milano Dede dedeoktarismilano10@gmail.com Fatma Sarie fatmasarie@jts.upr.ac.id M Ikhwan Yani m.ikhwanyani@eng.upr.ac.id <p><em> </em>Berdasarkan hasil survei lapangan di Desa Tewang Rangkang, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan kondisi jalan didaerah tersebut didominasi oleh tanah lunak. Tanah lunak sangat berpengaruh didalam pada pembangunan kontruksi pondasi jalan dan konstruksi pondasi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil stabilisasi tanah dengan penambahan potongan ban berserat nilon dan semen portland dengan variasi penambahan campuran 5% semen portland dan 5%; 7,5%; 10%; 12%; 15% untuk potongan ban berserat nilon dengan masa pemeraman 7 Hari. Hasil pengujian sifat fisik tanah asli diperoleh nilai, kadar air (w) = 44,12%; berat isi =1,30 g/cm<sup>3</sup>; berat jenis(Gs) = 2,70; LL = 41,00; PL =24,04; IP =16,96; SL =15,89. Menurut sistem USCS dari hasil pemeriksaan batas cair (LL) dan indeks plastisitas (PI) didapat bahwa diklasifikasikan sebagai tanah berlempung dalam kelompok A-7-5 (8). Hasil pengujian sifat mekanik tanah asli menunjukan bahwa nilai CBR tanah asli 2,09%; berat isi kering = 1,572%; kadar air optimum (OMC) = 19,82%. Campuran potongan ban berserat nilon dan semen portland berdampak pada peningkatan nilai CBR. Penambahan variasi campuran 5% semen portland dan 5%; 7%; 10%; 12,5%; 15% menghasilkan nilai CBR rencana yang meningkat sebesar 2,90%; 4,90%; 4,08%; 3,40%; 2,20%; 2,15% di pemeraman 7 hari. Nilai CBR terbesar terjadi pada penambahan semen portland 5% dan 5% potongan ban berserat nilon, pada pemeraman 7 hari yaitu sebesar 5,30%, CBR meningkat 154,55% dari nilai CBR tanah asli.</p> <p> </p> <p><em>Based on the results of a field survey in Tewang Rangkang Village, Pulau Malan District, Katingan Regency, the road conditions in the area are dominated by soft soil. Soft soil is very influential in the construction of road foundations and construction of building foundations. This study aims to analyze the results of soil stabilization with the addition of pieces of nylon fiber tires and portland cement with variations in the addition of a mixture of </em>5%<em> portland cement and </em>5%; 7.5%; 10%; 12%; 15%<em> for nylon fiber tires with a curing period of </em>7<em> days. The results of testing the physical properties of the original soil obtained values, water content (w) = </em>44.12%<em>; fill weight = </em>1.30<em> g/cm</em><sup>3</sup><em>; specific gravity (Gs) = </em>2.70<em>; LL = </em>41.00<em>; PL = </em>24.04<em>; IP = </em>16.96<em>; SL = </em>15.89<em>. According to the USCS system, the results of the examination of the liquid limit (LL) and the plasticity index (PI) were found to be classified as loamy soils in group A-</em>7-5<em> (8). The results of testing the mechanical properties of the original soil showed that the CBR value of the original soil was </em>2.09%<em>; dry weight (γdmax) = </em>1.572%<em>; optimum water content (OMC) = </em>19.82%<em>. The mixture of nylon fiber tires and portland cement has an impact on increasing the CBR value. The addition of a mixture variation of </em>5%<em> portland cement and </em>5%; 7%; 10%; 12.5%; 15%<em> resulted in an increased plan CBR value of </em>2.90%; 4.90%; 4.08%; 3.40%; 2.20%; 2.15%<em> at </em>7<em> days curing. The largest CBR value occurred in the addition of </em>5%<em> portland cement and </em>5%<em> nylon fiber tire pieces, at </em>7<em> days curing which was </em>5.30%,<em> the CBR increased by </em>154.55%<em> from the original soil CBR value.</em></p> 2021-12-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/article/view/107 PENGARUH SEMEN PADA TANAH LEMPUNG PLASTISITAS RENDAH TERHADAP NILAI CBR 2021-12-18T05:43:29+00:00 Andi Marini andi.marini@uniba-bpn.ac.id Gunaedy Utomo gunaedy@uniba-bpn.ac.id M. Nur Fadhillah andi.marini@uniba-bpn.ac.id <p>Perilaku tanah seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi seorang Civil Engineering dalam merencanakan suatu konstruksi baik untuk jalan ataupun bangunan. Tanah lempung memiliki sifat ekspansif yang artinya pada saat musim kemarau tanah lempung memiliki sifat kaku dan daya dukungnya tinggi tetapi pada saat musim penghujan, kadar air meningkat dan menjadi jenuh,&nbsp; tanah akan mengembang dan daya dukungnya menurun sehingga berbahaya bagi bangunan dan pondasi. Salah satu metode perbaikan tanah yang mulai banyak dikembangkan saat ini adalah dengan menambahkan zat adiktif seperti semen untuk membentuk tanah menjadi soil-cement guna memperbaiki sifat mekanis tanah dan meningkatkan daya dukungnya. Dalam penelitian ini dilakukan analisa perubahan nilai CBR tanah lempung low plasticity yang diberi penambahan semen dengan variasi penambahan sebesar 5%, 10% dan 15% terhadap ɤ<sub>d</sub> lempung. Hasil pengujian sampel setelah dilakukan pemeraman dan perendaman ternyata terjadi peningkatan nilai CBR yang cukup signifikan dimana pada penambahan 5% semen terjadi peningkatan sebesar 3 kali lipat dan pada penambahan 15% semen terjadi peningkatan hampir 4 kali lipat dibandingkat dengan tanah lempung yang tidak di stabilisasi.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Soil behavior is often a challenge for a Civil Engineer in planning a construction for roads or buildings. Clay soils have expansive properties, which means that during the dry season, clay soils are </em>&nbsp;<em>stiff</em>&nbsp;<em> and have high bearing capacity, but during the rainy season, the water content increases become saturated that the soil expands and its bearing capacity decreases, making it dangerous for buildings and foundations. One method of soil improvement that is being developed at this time is by adding addictive agent such as cement to make soil into soil-cement in order to improve the mechanical properties of the soil and increase its bearing capacity. In this study, an analysis in the CBR value of low plasticity clay was carried out with the addition cement with variations of </em>5%, 10%<em> and </em>15% <em>of the ɤ<sub>d</sub>&nbsp; clay. The results of the sample test after curing and soaking turned out to be a significant increase in the CBR value where at the addition of </em>5%<em> cement there was an increase of </em>3<em> times and at the addition of </em>15%<em> cement there was an increase of almost </em>4<em> times compared to unstabilized clay.</em></p> 2021-12-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/article/view/89 PERUBAHAN NILAI CBR TANAH LEMPUNG DESA MARANG YANG DITAMBAHKAN SERBUK BATA MERAH DAN SEMEN PORTLAND 2021-10-25T05:50:44+00:00 REYMONDO MONDO reymondo4496@gmail.com Fatma Sarie fatmasarie@jts.upr.ac.id Okrobianus Hendri okrobianus@gmail.com <p>Kondisi tanah di Desa Marang Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah didominasi oleh tanah lunak. Tanah lunak dapat berpengaruh pada konstruksi bangunan dan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilisasi tanah dengan penambahan serbuk bata merah dan semen portland dengan variasi 5%, 10%, 15% dengan pemeraman 7 hari. Hasil pengujian fisik tanah asli diperoleh nilai, kadar air (w) = 41,26%; berat isi kering ( ) 1,38 g/cm<sup>3</sup>; berat jenis (Gs) 2,70; LL 40,40%; PL 26,00%; PI 14,40%; SL 20,10%. Dari hasil pemeriksaan batas cair (LL) dan indeks plastisitas (PI) didapat bahwa tanah tersebut menurut sistem USCS termasuk kelompok CL dan Menurut AAHSTO diklasifikasikan sebagai tanah berlempung dalam kelompok A-7-5 (8). Hasil pengujian sifat mekanik tanah asli menunjukan bahwa nilai kadar air optimum (OMC) 24,34%; berat isi kering 1,437 g/cm<sup>3</sup>; dan nilai CBR tanah asli adalah 2,03%. Campuran semen dan serbuk bata merah berdampak pada meningkatnya nilai CBR. Penambahan variasi campuran 5%, 10%, dan 15% meningkatkan nilai CBR rencana sebesar 3,20%; 3,40%; 8,80% di pemeraman 3 hari dan 3,95%; 5,05%; 5,90% di pemeraman 7 hari. Nilai CBR terbesar terjadi dipenambahan serbuk bata merah 15% di pemeraman 7 hari yaitu sebesar 5,90% meningkat 190,64% dari nilai CBR tanah asli.</p> <p> </p> <p><em>Soil conditions in Marang Village, Bukit Batu District, Palangka Raya City, Central Kalimantan are dominated by soft soil. Soft soil can affect the construction of buildings and roads. This study aims to analyze soil stabilization with the addition of red brick powder and portland cement with variations of </em>5%, 10%, 15%<em> with </em>7<em> days of curing. The results of physical testing of the original soil obtained values, water content (w) </em>= 41.26%;<em> dry weight </em>( ) 1.38 g/cm<sup>3</sup><em>; specific gravity </em>(<em>Gs</em>)<em> 2.70; LL 40.40%; PL</em> 26.00%;<em> PI 14.40%; SL 20.10%. From the results of the examination of the liquid limit </em>(<em>LL</em>)<em> and the plasticity index </em>(<em>PI</em>)<em> it was found that the soil according to the USCS system belongs to the CL group and according to the AAHSTO is classified as loamy soil in group A</em>-7-5 (8)<em>. The results of testing the mechanical properties of the original soil showed that the optimum water content </em>(<em>OMC</em>)<em> was </em>24.34%; <em>dry weight </em>( ) 1.437<em> g/cm<sup>3</sup>; and the original soil CBR value is </em>2.03%<em>. The mixture of cement and red brick powder has an impact on increasing the CBR value. The addition of mixed variations of </em>5%, 10%<em>, and </em>15% <em>increased the plan CBR value by </em>3.20%<em>; </em>3.40%; 8.80% <em>at </em>3<em> days curing and </em>3.95%; 5.05%; 5.90%<em> at </em>7<em> days curing. The largest CBR value occurred with the addition of </em>15%<em> red brick powder in </em>7<em> days of curing, which was </em>5.90%<em>, an increase of </em>190.64%<em> from the original soil CBR value.</em></p> 2021-12-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/article/view/108 PERANCANGAN PENGOLAHAN AIR KONVENSIONAL DALAM UJI PILOT PLANT 2021-12-18T05:51:47+00:00 Widya Mulya widyam@uniba-bpn.ac.id <p>Berdasarkan data PDAM Balikpapan Desember 2017, sungai yang saat ini dimanfaatkan dengan parameter kekeruhan 6 - 24 NTU. Dalam pemanfaatannya sebagai air bersih dan air minum, untuk mendapatkan kualitas air sesuai standar baku mutu maka diperlukan pengolahan yang perancangan sesuai kriteria desain. Tujuan penelitian untuk mengetahui perancangan pengolahan air konvensional dalam uji pilot plant yang menghasilkan air olahan sesuai standar baku mutu air minum. Metode penelitian yang digunakan yaitu uji pilot plant meliputi tempat untuk proses, air baku menuju pilot plant di injeksi bahan kimia tawas dan kapur sebelum proses koagulasi–flokulasi dan injeksi bahan kimia kaporit sebelum proses filtrasi. Perancangan bak koagulasi dengan kecepatan inlet dan outlet 0,60 m/det, perbandingan tinggi, lebar dan panjang bak koagulasi 1,30 : 1 : 1, waktu detensi 60 detik. Perancangan pada pengadukan lambat, dengan total waktu 120 detik + 180 detik + 240 detik + 300 detik = 840 detik = 14 menit. Perancangan bak pengendapan, waktu detensi 1 jam, beban permukaan 0,13 m/jam, perbandingan lebar dan panjang bak, 1 : 2. Perancangan bak filtrasi, perbandingan bak, 1 : 2, kecepatan filtrasi 5 m/jam. Berdasarkan hasil pengamatan uji pilot plant dengan penambahan bahan kimia yaitu menunjukkan parameter kekeruhan 3 NTU (rata-rata, 2 kali pengulangan) masih di bawah standar baku mutu sesuai standar air bersih No .416/MENKES/PER/IX/1990 dan standar air minum No.492/MENKES/PER/IV/2010.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Based on data from PDAM Balikpapan in December </em>2017<em>, the river currently being used has a turbidity parameter of </em>6 - 24<em> NTU. In its utilization as clean water and drinking water, to get water quality according to quality standards, it is necessary to design processing according to design criteria. The purpose of the study was to determine the design of conventional water treatment in a pilot plant test that produces treated water according to drinking water quality standards. The research method used is the pilot plant test which includes a place for the process, raw water to the pilot plant in the injection of alum and lime chemicals before the coagulation-flocculation process and injection of chlorine chemicals before the filtration process. The design of a coagulation bath with an inlet and outlet velocity of </em>0.60<em> m/s, a ratio of height, width and length of a coagulation bath </em>1.30: 1: 1<em>, detention time of </em>60<em> seconds. Design on slow stirring, with a total time of </em>120<em> seconds + </em>180<em> seconds + </em>240<em> seconds + </em>300<em> seconds = </em>840<em> seconds = </em>14<em> minutes. The design of the settling basin, the detention time is </em>1<em> hour, the surface load is </em>0.13<em> m/hour, the ratio of the width and length of the tank is </em>1: 2<em>. The design of the filtration tank, the ratio of the tank, is </em>1: 2<em>, the filtration speed is </em>5<em> m/hour. Based on the observations of the pilot plant test with the addition of chemicals, it shows that the turbidity parameter of </em>3<em> NTU (average, </em>2<em> repetitions) is still below the quality standard according to the clean water standard No. </em>416<em>/MENKES/PER/</em>IX/1990<em> and drinking water standards. No.</em>492/<em>MENKES/PER</em>/IV/2010.</p> 2021-12-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/article/view/90 STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN PASIR PANTAI TERHADAP NILAI CBR 2021-11-01T06:52:20+00:00 Jeremi Sitinjak jeremisitinjak1@gmail.com Fatma Sarie fatmasarie@jts.upr.ac.id Okrobianus Hendri okrobianus@gmail.com <p>Masalahan yang sering dijumpai dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi adalah tidak selalu ditemuinya tanah dasar (subgrade) yang memiliki nilai CBR atau daya dukung yang memadai, sehingga perlu dilakukan stabilisasi. Pada penelitian ini mengambil sampel tanah dari daerah Kasongan Lama, Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Maksud dari penelitian ini adalah untuk menganalisa jenis tanah dari nilai CBR tanah dengan penambahan Pasir Pantai Ujung Pandaran sebagai bahan campuran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan pasir pantai pada tanah lempung terhadap nilai CBR. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan analisis data di Laboratorium Mekanika Tanah, Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya. Adapun penelitian yang dilakukan adalah 4 variasi yaitu 0%, 5%, 10% dan 15% dan pemeraman selama 3 hari. Setelah pengujian dan pengolahan data dilakukan didapat hasil jenis tanah menurut klasifikasi USCS digolongkan pada kelompok CH yaitu lempung organik dengan plastisitas tinggi sedangkan menurut klasifikasi AASTHO tanah termasuk kedalam kelompok A-7-6 yaitu tanah berlempung. Hasil pemeriksaan nilai CBR secara berturut-turut sesuai campuran sebagai berikut 3,25%; 4,05%; 6,10%; dan 7,30%. Dari hasil nilai CBR dapat terlihat bahwa penambahan pasir pantai pada tanah lempung menunjukkan peningkatan nilai CBR pada tanah lempung sesuai dengan peningkatan persentase campuran.</p> <p> </p> <p><em>The problem that is often encountered in the implementation of construction development is not always found subgrade that has a CBR value or adequate carrying capacity, so it needs to be stabilized. In this study, soil samples were taken from the Kasongan Lama area, Katingan Hilir, Katingan Regency, Central Kalimantan. The purpose of this study was to analyze the soil type from the CBR value of the soil with the addition of Ujung Pandaran Beach Sand as a mixed material. The purpose of this study was to find out how much influence the addition of beach sand to clay had on the CBR value. This study uses experimental methods and data analysis at the Soil Mechanics Laboratory, Faculty of Engineering, University of Palangka Raya. The research conducted was </em>4<em> variations, namely </em>0%, 5%, 10%<em> and </em>15%<em> and curing for 3 days. After testing and processing the data, the results obtained that the soil type according to the USCS classification was classified in the CH group, namely organic clay with high plasticity, while according to the AASTHO classification the soil was included in group A</em>-7-6<em>, namely loamy soil. The results of the examination of the CBR value successively according to the mixture as follows: </em>3.25%; 4.05%; 6.10%;<em> and </em>7.30%.<em> From the results of the CBR value, it can be seen that the addition of beach sand to clay soils shows an increase in CBR values ​​in clay soils according to the increase in the percentage of the mixture.</em></p> 2021-12-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/article/view/91 KORELASI NILAI HASIL UJI KUAT TEKAN BEBAS DENGAN NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO (CBR) TANAH LEMPUNG 2021-11-02T11:02:13+00:00 Aditia Putra Pratama Situmorang aditiasitumorang12@gmail.com Okrobianus Hendri okrobianus@gmail.com M Ikhwan Yani m.ikhwanyani@eng.upr.ac.id <p>Daerah Katingan Kalimantan Tengah dilihat dari Atlas Peta Sebaran Tanah Lunak di Indonesia umumnya didominasi dengan tanah lempung lunak yang memiliki daya dukung umumnya rendah sehingga dapat berpotensi menimbulkan kendala dalam pekerjaan konstruksi berupa perosokan (settlement). Oleh sebab itu pada penelitian ini dilakukan studi mengenai korelasi antara nilai CBR (California Bearing Ratio) dan Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung di Daerah Kampung Banjar Kecamatan Kasongan Kabupaten Katingan. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisik dan dan mekanis tanah asli. Data yang didapatkan kemudian dilakukan analisis data dengan mencari hubungan satu sama lain (korelasi) menggunakan regresi linear atau dengan menggunakan regresi yang paling sesuai untuk mendapatkan hubungan antar parameter yang berguna untuk memperkirakan nilai CBR laboratorium dan Kuat Tekan Bebas. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan didapatkan nilai kuat tekan bebas pada 5 titik di daerah Kampung Banjar Kecamatan Kasongan Kabupaten Katingan yakni 0,580 kg/cm<sup>2</sup>; 0,485 kg/cm<sup>2</sup>; 0,518 kg/cm<sup>2</sup>; 0,550 kg/cm<sup>2</sup>; 0,548 kg/cm<sup>2</sup>. Sedangkan nilai %CBR pada masing-masing titik yakni 3,08%; 3,02%; 4,05%; 5,01%; dan 6,30%. Dari nilai tersebut didapatkan korelasi antara nilai kuat tekan bebas dan California Bearing Ratio (CBR) menggunakan persamaan regresi liner yakni %CBR = 1,872 qu + 2,0102<em>.</em></p> <p> </p> <p><em>The Katingan area, Central Kalimantan, as seen from the Atlas of Soft Soil Distribution Map in Indonesia is generally dominated by soft clay soils which have generally low bearing capacity so that they can potentially cause obstacles in construction work in the form of settlements. Therefore, in this study, a study was conducted on the correlation between the value of CBR (California Bearing Ratio) and the unconfined Compressive Strength of Clay in the Banjar Village, Kasongan District, Katingan Regency. This test was conducted to determine the physical and mechanical characteristics of the original soil. The data obtained are then analyzed by looking for relationships with each other (correlation) using linear regression or by using the most appropriate regression to obtain relationships between parameters that are useful for estimating laboratory CBR and unconfined compressive strength. Based on the tests that have been carried out, the value of the unconfined compressive strength at 5 points in the Banjar Village, Kasongan District, Katingan Regency is 0.580 kg/cm<sup>2</sup>, 0.485 kg/cm<sup>2</sup>, 0.518 kg/cm<sup>2</sup>, 0.550 kg/cm<sup>2</sup>, 0,548 kg/cm<sup>2</sup>. While the %CBR values ​​at each point are 3,08%, 3,02%, 4,05%, 5,01%, dan 6,30%. From this value, the correlation between the value of unconfined compressive strength and the California Bearing Ratio (CBR) was obtained using a linear regression equation is %CBR = 1,872 qu + 2,0102.</em></p> 2021-12-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 http://transukma.uniba-bpn.ac.id/index.php/transukma/article/view/111 KAJIAN PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN PUSKESMAS MARGOMULYO DENGAN METODE CPM DAN PERT 2022-01-27T11:32:08+00:00 Agus Sugianto agus.sugianto@uniba-bpn.ac.id Maslina maslina@uniba-bpn.ac.id Lucky Mahendra Suprapto lmahendra1111@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan proyek dan melakukan pengendalian waktu pada proyek pembangunan Puskesmas Margomulyo. Selain itu juga untuk mengidentifikasi keterlambatan yang terjadi pada proyek tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah CPM dan PERT. Dengan menggunakan data berupa time schedule, RAB, dan laporan per-minggu, didapatkan hasil bahwa langkah yang dilakukan yaitu perhitungan maju, perhitungan mundur, dan total float. Hasilnya Durasi Optimal Proyek Pembangunan Puskesmas Margomulyo yaitu 187 hari dari waktu normal 210 hari dengan probabilitas keberhasilan sebesar 96,86%. Total biaya dengan durasi optimal sekian yaitu sebesar Rp. 1.948.959.866,80 dari Rp. 1.931.105.173,95.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>The purpose of this research is to analyze the progress of the project and control the time in the Margomulyo Community Health Center development project. In addition, to identify delays that occur in the project. The method used in this study is CPM and PERT. By using data in the form of time schedule, RAB, and reports per week, the results obtained that the steps taken are forward calculations, backwards calculations, and total float. The result is the Optimal Duration of the Margomulyo Community Health Center Development Project, which is 187 days from the normal 210 days with probabilities 96,86%. The total cost with the optimal duration is Rp. 1,948,959,866.80 from Rp. 1.931.105.173,95.</em></p> 2021-12-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022