STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN PASIR PANTAI TERHADAP NILAI CBR

STABILIZAION OF CLAY USING BEACH SAND ON CBR VALUE

Authors

  • Jeremi Sitinjak Universitas Palangka Raya
  • Fatma Sarie Universitas Palangka Raya
  • Okrobianus Hendri Universitas Palangka Raya

Keywords:

Tanah Lempung, Pasir Pantai, CBR, Tanah Dasar, Clay, Beach Sand, CBR Subgrade

Abstract

Masalahan yang sering dijumpai dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi adalah tidak selalu ditemuinya tanah dasar (subgrade) yang memiliki nilai CBR atau daya dukung yang memadai, sehingga perlu dilakukan stabilisasi. Pada penelitian ini mengambil sampel tanah dari daerah Kasongan Lama, Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Maksud dari penelitian ini adalah untuk menganalisa jenis tanah dari nilai CBR tanah dengan penambahan Pasir Pantai Ujung Pandaran sebagai bahan campuran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan pasir pantai pada tanah lempung terhadap nilai CBR. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan analisis data di Laboratorium Mekanika Tanah, Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya. Adapun penelitian yang dilakukan adalah 4 variasi yaitu 0%, 5%, 10% dan 15% dan pemeraman selama 3 hari. Setelah pengujian dan pengolahan data dilakukan didapat hasil jenis tanah menurut klasifikasi USCS digolongkan pada kelompok CH yaitu lempung organik dengan plastisitas tinggi sedangkan menurut klasifikasi AASTHO tanah termasuk kedalam kelompok A-7-6 yaitu tanah berlempung. Hasil pemeriksaan nilai CBR secara berturut-turut sesuai campuran sebagai berikut 3,25%; 4,05%; 6,10%; dan 7,30%. Dari hasil nilai CBR dapat terlihat bahwa penambahan pasir pantai pada tanah lempung menunjukkan peningkatan nilai CBR pada tanah lempung sesuai dengan peningkatan persentase campuran.

 

The problem that is often encountered in the implementation of construction development is not always found subgrade that has a CBR value or adequate carrying capacity, so it needs to be stabilized. In this study, soil samples were taken from the Kasongan Lama area, Katingan Hilir, Katingan Regency, Central Kalimantan. The purpose of this study was to analyze the soil type from the CBR value of the soil with the addition of Ujung Pandaran Beach Sand as a mixed material. The purpose of this study was to find out how much influence the addition of beach sand to clay had on the CBR value. This study uses experimental methods and data analysis at the Soil Mechanics Laboratory, Faculty of Engineering, University of Palangka Raya. The research conducted was 4 variations, namely 0%, 5%, 10% and 15% and curing for 3 days. After testing and processing the data, the results obtained that the soil type according to the USCS classification was classified in the CH group, namely organic clay with high plasticity, while according to the AASTHO classification the soil was included in group A-7-6, namely loamy soil. The results of the examination of the CBR value successively according to the mixture as follows: 3.25%; 4.05%; 6.10%; and 7.30%. From the results of the CBR value, it can be seen that the addition of beach sand to clay soils shows an increase in CBR values ​​in clay soils according to the increase in the percentage of the mixture.

References

Anita. (2010). Stabilisasi Tanah Lempung Batola Menggunakan Campuran Limbah Karbit dan Abu Batu Bara [Skripsi]. Banjarmasin: Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat.

Bowles, J. E. (1984). “Sifat-sifat Fisis dan Geoteknis Tanah”. Jakarta: Erlangga.

Canonica, Lucio. (1991). Memahami Mekanika Tanah. Angkasa. Bandung.

Craig, R. F dan Susilo S. Budi. (1987). Mekanika Tanah. Jakarta: Erlangga.

Hendarsin. 2000. Perencanaan Teknik Jalan Raya. Bandung: Politeknik Negeri Bandung.

Ingles, O.G., dan Metcalf, J.B., 1972, Soil Stabilization, Butterworths, Sydney.

Preadinata Okta. (2006). Pengaruh Penambahan Limbah Batubara Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung. [Skripsi]. Banjarmasin: Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat.

Simanjuntak, M.R., Lubis, K., dan Rangkuti, N.M. (2017). “Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Campuran Pasir Pantai terhadap Nilai CBR”. Journal of Civil Enggineering, Building and Transportation, 1(2): 96-104.

Sudjianto, A.T., 2006, Studi Potensi dan Tekanan Pengembangan Pada Tanah Lempung Ekspansif Pada variasi Kadar Air, Laporan Penelitian Hibah Dikti Depdiknas Skim PDM, Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang (tidak dipublikasikan).

Waruwu, A., Dian Rano dan Tessalonika Panjaitan (2021). “Kajian Nilai California Bearing Ratio (CBR) Pada Tanah Lempung Lunak dengan Variasi Tebal Stabilisasi Menggunakan Abu Vulkanik”. Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-UNAND), Vol 17, hal 116-hal 130.

Wesley, L. D. (2017). Mekanika Tanah. Penerbit Andi.

Zaro, K., Nugroho, S. A., & Fatnanta, F. (2014). Pengaruh Kadar Lempung dengan Kadar Air di atas OMC Terhadap Nilai CBR dengan dan Tanpa Rendaman pada Tanah Lempung Organik. Jom FTeknik, 1(2), 1–5.

Downloads

Published

2021-12-20